Monthly Archives: April 2009

Cara Mematikan/Menonaktifkan Autorun pada Windows

ARTIKEL ELEKTRONIKA

Free Auto Backlink

Virus yang masuk ke komputer melalui flashdisk yang pertama adalah karena aktifnya autorun. Pada dasarnya, virus mengubah isi autorun.inf sehingga bila autorun aktif, file tersebut akan mengaktifkan virus.

Jika flashdisk terdeteksi oleh komputer maka saat itulah autorun.inf bawaan flash disk, yang sudah terinfeksi virus, akan mengaktifkan virus di flash disk dan menularkannya ke komputer anda. Jadi, langkah pencegahan pertama untuk serangan virus adalah menonaktifkan autorun.

Ada banyak cara mematikan/menonaktifkan autorun pada windows. Cara mematikan autorun untuk sementara adalah tahan tombol Shift ketika memasukkan flash disk. Maka autorun akan mati sementara dan akan hidup lagi ketika anda melepas tombol Shift. Oke, langsung aja berikut ini adalah cara mematikan/menonaktifkan autorun pada windows :

1. Klik tombol Start >> Run

2. Ketik regedit. Maka akan terbuka registry editor window.

3. Masuk ke HKEY_CURRENT _USERSoftwareMicrosoft WindowsCurrentVersionPoliciesExplorer

4. Pada kolom sebelah kanan, klik kanan NoDriveTypeAutoRun. Lalu klik “Modify“.

5. Ganti isi kolom value data menjadi ff untuk menonaktifkan autorun pada drive. Klik Ok.

6. Kemudian, masuk ke HKEY_USERS.DEFAULTSoftwareMicrosoft WindowsCurrentVersionPoliciesExplorer. Lalu lakukan hal yang sama seperti sebelumnya.

7. Tutup registry editor window, lalu restart komputer.

Iklan

Cara Menampilkan File atau Folder yang Terhidden karena Virus pada Windows

ARTIKEL ELEKTRONIKA

Free Auto Backlink

File atau folder-folder anda pernah hilang karena komputer terserang virus? Jangan khawatir, semua bisa diatasi dengan membaca tips ini. Tulisan ini akan membahas bagaimana mengembalikan atau cara menampilkan file atau folder yang “hilang” karena virus pada windows (sebenarnya hanya ter-hidden atau disembunyikan) oleh virus. Meski kasus ini sudah lama ada, virus-virus baru masih saja hobi mengulangi kasus meng-hidden file seperti ini.

File atau folder yang bisa dikembalikan menjadi normal adalah file atau folder yang “hanya” disembunyikan oleh virus. File dan folder yang benar-benar hilang atau terhapus tidak dapat dikembalikan lagi, kecuali menggunakan sistem restore.

Oke, ikuti langkah-langkah dibawah ini bagaimana cara menampilkan file atau folder yang terhidden karena virus pada window :
1. Buka Start >> Run lalu ketik CMD. Maka sebuah command prompt (atau DOS) akan muncul.
2. Pada keadaan awal, command prompt akan menuju lokasi C:Document and Settings[nama user komputer kamu]> .

3. Arahkan lokasi command prompt ke drive/folder yang file-file nya terhidden karena virus.

4. Misalnya korban virus berada di drive E, maka kamu tinggal ketik E: lalu tekan enter, atau jika yang terserang virus adalah flashdisk anda maka ketikkan drive apa flashdisk anda.

5. Maka tampilan command prompt akan menunjukkan lokasi E:

6. Pada command prompt, ketik attrib -s -h *.* /s /d

7. Untuk beberapa saat, command prompt anda tidak akan bereaksi. Artinya, komputer anda sedang mengembalikan file/folder yang terhidden karena virus.

8. Bila command prompt sudah menunjukkan lokasi E:, artinya file-file kamu yang terhidden akan kembali terlihat.

9. Sekarang anda coba cek di windows explorer. Apakah file atau folder yang awalnya terhidden tersebut telah “kembali” ?

10. Selamat file atau folder anda telah kembali seperti semula