Relay

ARTIKEL ELEKTRONIKA

Free Auto Backlink

Coil atau kumparan relay bekerja pada tegangan DC 12 Volt. Kawat tembaga pada kumparan memiliki koefisien temperatur positif sehingga cenderung menarik lebih sedikit arus ketika temperaturnya naik.

Relay memiliki karakteristik histeris. Jika tegangan supply pada kumparan meningkat secara perlahan (Terjadi pada operasi tegangan 5-10V) kemudian tegangan pada kumparan diturunkan secara perlahan, maka tegangan relay akan menurun 7,5 sampai 8,5V.

Sekali dioperasikan, relay akan mengubah karakteristik geometris rangkaian magnetiknya (menurunkan kelentingan rangkaian magnetik). Oleh karena itu, dibutuhkan arus yang lebih rendah untuk menjaga agar relay tetap bekerja pada arus yang dibutuhkan untuk membuat relay bekerja.

Both comments and trackbacks are currently closed.
%d blogger menyukai ini: